SABANG ! ( Santai Banget !! )

Diposting oleh fiqih hilman on Rabu, 12 Februari 2014

Halo semua,well uda lama juga gak ngepost di blog,ini kali pertama aku nulis blog lagi di tahun 2014 dan mungkin ini kali pertama aku nulis catatan perjalanan liburan aku di blog,oke deh langsung aja deh ya tempat liburan aku itu namanya adalah SABANG
Yap bener,sabang (Santai Banget) kenapa dibilang santai banget karena memang,santai banget, mulai dari orang nya,suasana nya,sampai aktivitas disana itu santai banget
Sebelum bicara lebih jauh tentang perjalanan aku di sabang,aku jelasin terlebih dahulu ya, Sabang itu adalah salah satu kota di salah satu pulau di salah satu provinsi di indonesia yang namanya ACEH. Ribet ya ? oke deh biar ga susah gini jadi aceh itu provinsi,nah di provinsi ini ada pulau namanya pulau Weh nah di puau itu ibukota nya adalah Sabang. Gimana uda jelas kan  ?
Oke kita lanjut ke topik bahasan,jadi disini aku nantangin sepupu aku untuk liburan ala backpacker ke sabang jadi disana kami bakal mencoba bertahan hidup di sana dengan seirit irit nya tapi tanpa mengurangi kenyamanan liburan ( gitulah intinya -_-“)
Ini kali pertama aku liburan sabang,jadi semuanya yang aku tau tentang liburan di sabang Cuma aku tau dari orang-orang sekitar yang uda pernah kesana dan blog blog di dunia maya

Perjalanan kami mulai dari Medan (kota tempatku tinggal). Kami berdua berangkat dari medan jam 9 malam dengan menggunakan bus,dengan menggunakan bus nonstop kami tiba di Terminal Bus Banda Aceh pukul 6 pagi. Disana kami dibantu oleh kenalan om,ya lumayan deh itung itung penghematan hari pertama hehe. Sampai di Banda kami langsung di bawa ke salah satu Warung kopi terkenal di sana. Disana aku nyobain sesuatu yang khas dari Aceh. Ya, namanya Kopi Sanger,kopi yang di kasi susu dibawahnya. Awalnya aku liat apa gak kebanyakan nih susu nya,pas aku aduk dan aku minum langsung ternyata rasa kopi nya yang dominan ! rasa kopi aceh yang kuat di tambah manis nya susu yang pas jadi pembuka di awal hari pertama di aceh.
Kopi Sanger
Selesai ngopi disana kami lanjut ke
Pelabuhan Ule Lheu.
Pelabuhan Ule Lheu
Darisana kami berangkat dengan menggunakan kapal Feri menuju pulau weh.

Ada 2 jenis kapal penyeberangan yaitu kapal cepat dan kapal lambat. Kapal cepat mempunyai waktu tempuh sekitar 30-45 menit Sementara Kapal lambat bisa sekitar 3 jam-an.Kami memilih opsi kapal cepat, dengan harga tiket 65-95 ribu.

Sesampai nya disana kami dapat kabar buruk..ya..kami ketinggalan kapal…di jadwal kami tertulis pukul 09.00 sementara kapal berangkat pukul 08.45 satu hal yang harus di benahi disini adalah jadwal kapal nya ! alhasil kami harus menunggu kapal ke 2 pas jam 11 siang

Singkat Cerita kami sudah sampai di Pelabuhan Balohan di Pulau Weh. Disini kami langsung nyari kendaran untuk mobiltas kami berdua di sana. Pilihan kami jatuh ke sewa sepeda motor. Karena bawaan yang banyak untuk bertahan hidup disana kami terpaksa menyewa becak untuk mengangkat barang kami ke penginapan. Oiya 1 hal yang musti di ingat kalau mau liburan kesini pada musim liburan. Tanyalah kesediaan kamar di tempat penginapan karena sangat sulit mencari penginapan yang kosong disini saat musim liburan

Kami nginap di daerah sumur tiga,karena kami beranggapan bahwa akses untuk ke kota sabang lebih dekat jika menginap disini.

HARI PERTAMA

Kami menolak beristirahat,dengan menggunakan sepeda motor kami pergi ke kota sabang sekalian cari makan siang,kemudian dilanjutkan ke Benteng Jepang yang kebetulan letaknya tak jauh dari tempat penginapan kami (15 menit dari penginapan)
Benteng Jepang

view dari Benteng Jepang

Kemudian kami kembali ke penginapan untuk mandi dan beristirahat sejenak,sayangnya kami malah kelewatan untuk melihat sunset -_-

Setelah gagal ngeliat sunset kami mengarahkan motor ke arah tempat kuliner di sabang,disana kami nyobain satu yang khas,Sate Gurita rasanya gak beda jauh sama cumi tapi agak sedikit manis
Sate Gurita

Kemudian kami balik ke penginapan dan menyusun rencana untuk hari ke 2

HARI KE DUA

Hari ke dua kami awali untuk ngeliat sunrise,lagi lagi karena kelelahan kami gagal ngeliat sunrise

Kemudian kami berencana mengunjungi titik 0 kilometer,pantai gapang,dan berencana snorkling di iboih. Kami mulai perjalanan pukul 09.00 dengan mengisi bensin sepeda motor kemudian lanjut pergi ke tujuan. Karena letaknya yang se arah kami memulai nya dari pantai gapang terlebih dahulu sambil melewati iboih untuk terus lanjut ke titik 0 kilometer kemudian balik lagi ke iboih untuk snorkling.

Setelah 30 menit berkendara dengan sepeda motor kami tiba di gapang dilanjutkan ke titik 0 sekitar 20 menit dan kembali ke iboih waktu perjalanan untuk sampai ke titik 0 sekitar 1 jam

·         Gapang : kami masuk ke daerah gapang karena pantai nya,disini kami Cuma sekadar berfoto aja -_-  lagian tempatnya sedikit sepi..
Pantai Gapang

·         Titik 0 KM : disini kami berfoto di tugu 0 km kemudian membuat sertifikat dan juga menikmati kopi hitam khas solong Aceh sambil melihat hamparan laut lepas
Tugu 0 KM INDONESIA

·         Iboih : ya inilah sebenarnya tujuan utama nya ! Snorkling ! disini kami snorkling menikmati indahnya panorama bawah laut


Setelah selesai snorkeling kami balik lagi ke penginapan  dan bersiap untuk ngeliat sunset

Kami akhirnya ngeliat sunset di Sabang Fair yang merupakan tempat favorit di sabang untuk ngeliat Sunset

HARI KE TIGA

Gak banyak yang kami lakukan di hari ke 3 karena beberapa tempat utama udah kami kunjungi alhasil kami Cuma berburu oleh oleh serta menikmati pantai di dekat penginapan yang belum kami nikmati karena selalu kelelahan. Hari ke 3 juga kami isi dengan berkeliling kota sabang sampai satu hal yang kami rasa sangat unik. Disini sepeda motor yang di parkir kunci nya dibiarkan begitu saja di sepeda motor ! dan gak ada yang nyuri -_-  untuk mencoba hal itu kami pergi ke taman digital di kota sabang dan mencoba nya haha dan ternyata benar ! gak ada yang mau nyuri -_-
liat deh kunci nempel di motor sementara yang punya sibuk main wifi gratis yang disediakan pemerintah

Mesjid Raya Sabang

Pantai CasaNemo,Sumur TIga

HARI KE 4

Di hari ini kami bersiap balik ke banda pada pagi hari dengan menggunakan kapal cepat. Trauma dengan kejadian ketinggalan kapal,kapal yang harusnya berangkat jam 8,kami datang jam..6 -_- dengan menggunakan sepeda motor kami membelah pagi buta untuk sampai ke pelabuhan.



Sampai di pelabuhan di Banda Aceh kami uda di tunggu sama supir yang emang udah kami sewa untuk berkeliling kota banda. Kami mulai destinasi kami dengan sarapan terlebih dahulu,lagi lagi dengan kopi solong aceh yang khas !
Kopi Solong Aceh
kemudian kami lanjut ke
Kapal Apung Lampulo
Kapal Apung Lampulo
dilanjutkan ke Museum Tsunami 


kemudian ke
PLTD APUNG
PLTD APUNG
kemudian kami ke Pantai Lampuuk,Solat zuhur di Masjid Rahmatullah Lampu'uk Lhoknga  

 diteruskan mengunjungi Stadion Harapan Bangsa kemudian kami jeda makan siang di salah satu rumah makan aceh yang menyediakan Gulai Kambing. Kemudian kami lanjut pergi mencari oleh oleh
Biji Kopi Aceh
dan dilanjutkan dengan solat ashar di
Masjid Raya Baiturrahman kemudian berjalan jalan di sekitar mesjid sampai waktu maghrib dan setelah maghrib kami mencoba Mi Aceh Razali sebelum akhirnya kami ke terminal bus yang akan membawa kami untuk kembali ke Medan

 
Masjid Raya Baiturrahman

Kolam dan Menara Mesjid

Mesjid ketika habis shalat maghrib

RINCIAN BIAYA
·         Penginapan : Perdana Beach Sumur Tiga,1 malam 250.000 X 3 =750.000 – 10% = 675.000
           Di bagi 2 dengan sepupu = 337.500 / orang
·         Sewa Sepeda motor + bensin =  100.000  X 3 =300.000 + 50.000 = 350.000
§  Dibagi 2 = 175.000 / orang
·         Sewa mobil di Banda Aceh + Supir + Bensin = 600.000
§  Dibagi 2 = 300.000 / orang
·         Makan di Sabang  = 50.000 /orang/hari X 3 = 150.000
·         Makan di Banda    =  100.000 / orang = 100.000
·         Snorkeling              =  40.000 / orang
·         Sewa guide + kamera under water = 150.000+150.000 = 300.000
§  Dibagi 2 = 150.000 / orang
·         Sertifikat 0 km     =  20.000/orang
·         Jajan selama di sabang = 100.000
·         Jajan selama di banda  =  50.000
·         Oleh oleh                        =   500.000
·         Bus MEDAN – BANDA ACEH PP = 500.000/ orang
·         Kapal Feri Banda Aceh-Sabang PP = 65.000/orang
Total biaya semuanya adalah 2.525.000
Well kemahalan di oleh oleh sih,mungkin itu doang yang bisa aku bagi dari perjalanan aku selama liburan di sabang+banda aceh,next time insyaallah kalo ada rejeki bisa liburan lagi bakal aku ceritain lagi deh haha



More aboutSABANG ! ( Santai Banget !! )

Diposting oleh fiqih hilman on Rabu, 13 Juli 2011







More about

Proses Pembuatan Patung Liberty & Sejarahnya

Diposting oleh fiqih hilman on Minggu, 26 Juni 2011



Perpustakaan umum di New York mengungkap beberapa gambar yang memperlihatkan tahapan konstruksi pada pembuatan patung liberty. Kembali ke masa lalu dan melihat pemandangan luar biasa di belakang foto dari penciptaan struktur superlatif ini.


Mulanya sebuah bentuk raksasa yang dibentuk.Skala yang digunakan dalam proses pembangunan dapat dilihat bahwa para pekerja melihat ke kamera yang merupakan penemuan yang baru ditemukan. Nama yang diambil memiliki arti bahwa Liberty akan menerangi dunia, dibangun dengan menggunakan tembaga murni meskipun pada gambar terlihat seperti marmer. Liberty merupakan sebuah keajaiban yang tercipta dari kontribusi Perancis dan Amerika.


Foto di atas diambil oleh seorang fotografer bernama Fernique Albert, gambar-gambar yang diambil sekitar 1883, dan harus diakui pula tentang kehandalah fotografer tersebut karena berhasil mengabadikan pembangunan karya yang luar biasa megah dengan mengcapcute bagian – bagian yang ada mengingat besarnya patung tersebut. Perancis telah memutuskan untuk memberikannya ke Amerika Serikat sebagai simbol perayaan kemerdekaan bahwa Amerika dan dunia tidak akan pernah lupa. Proses pembangunan patung ini sungguh-sungguh lambat dan penuh dengan kesulitan keuangan.



Pada saat itu di Perancis terjadi kekacauan politik, banyak orang melihat kembali pada waktu Napoleon dan sebelum monarki dengan menginginkannya kembali. Politisi Perancis yang licik kemudian melihat Lady Liberty sebagai cara terbaik untuk maju untuk dapat merebut Amerika.



Pada gambar tersebut terlihat pembalutan lengan kiri pada patung yang sebelumnya telah dibuat kerangka lengannya. Karena ada banyak pekerjaan di bawah carapace, sehingga politisi Perancis memiliki motif tersembunyi. Tujuan di mata politik sebagai hadiah adalah untuk membuat paham republic sebagai pusat ideologi politik dalam pikiran masyarakat. Bagaimanapun mereka tidak pernah berhasil sepenuhnya menanamkannya di masyarakat tetapi Perancis tidak boleh salah berpikir. Harus dikatakan di sini yang biasa Perancis, melalui substansial dari membeli tiket lotere (dan dana usaha) mempunyai tujuan yang lebih suci di hati mereka daripada politisi.

Wajahnya terinspirasi seperti dewa matahari Roma, Apollo atau setara Helios – Yunani. Bumi sebagai pusat sumber inspirasi pada perempuan dalam kehidupan seorang pengukir bernama Frederic Auguste Bartholdi. Mungkin juga setelah Isabella Eugenie Boyer yang merupakan figure yang baik di Perancis pada masa itu. Yang lebih mengkhawatirkan, beberapa percaya terhadap patung sebenarnya milik ibu Bartholdi bahwa Bartholdi tidak pernah mengungkapkan kebenaran model wajah, namun jika hal ini terjadi Freud akan mempunyai sebuah lapangan harian.


Pertama Bertholdi membuat model dengan skala kecil, yang masih ditampilkan di Jardin du Luxembourg di kota patung asli konstruksi di Paris. Sebelum patung itu dikirim ke Amerika, namun, patung itu harus dilihat untuk diuji. Pada kunjungan ke Mesir, Bartholdi dari menemukanan visi kebebasan yang sampaikan proporsi yang hadir. Kemudian pada tahun 1876 Perancis memberikan patung tersebut sebagai hadiah perayaan kemerdekaan ke seratus.


Sedikit demi sedikit, patung mulai terlihat bentuknya. Bertholdi melihat Terusan Suez dalam proses pembangunan tahun 1860an dan terinspirasi untuk membangun sebuah figur raksasa pada pintu masuk. Dia merencanakan untuk membangunnya tapi ditolak oleh pemerintah Mesir mengingat pada saat itu terjadi kesulitan keuangan. Patung telah dibangun di Mesir sebagai mercusuar, ide yang tidak akan pernah diambil untuk Amerika. Patung Liberty seperti yang kita tahu sebenarnya telah digunakan sebagai mercusuar, dari pembukaan tahun 1886 sampai 1902 – yang pertama di dunia yang menggunakan listrik


Terdapat masalah strultural yang cukup besar yang harus dialamatkan dalam perancangan dan pembangunan sebuah patung seperti luasnya. Masukkan dari Gustave Eiffel, yang kemudian akan melanjutkan untuk membangun menara yang masih mendominasi jalan layang kota Paris.. Koechlin membuat sebuah tiang besar dari besi tempa dan kerangka bingkai untuk memastikan bahwa patung tidak akan jatuh di bawah angin tinggi.


Akhirnya pada tanggal 4 Juli 1876 terbentuklah patung yang selama ini dibangun. Hanya tangan kanan dan obor yang belum selesai Namun, karena Amerika telah mengambil tanggung jawab untuk pembangunan alas, maka potongan-potongan patung yang ditampilkan kepada Amerika berkenaan dengan pinggang di Centennial Exposition (di Philadelphia). Dan juga terlihat pula upaya untuk pendandanan alas patung.

Sebuah patung raksasa yang melambangkan gagasan dan aspirasi dari Amerika oleh Presiden Grover Cleveland di Liberty Island (nama dari Bedloe Love’s Island). Liberty ditetapkan sebagai simbol kebebasan dan obor yang dipegang adalah sebagai simbol penerangan bagi warga amerika.

More aboutProses Pembuatan Patung Liberty & Sejarahnya